Panduan Mata Uang Bolivia
Mata uang dan panduan pembayaran di Bolivia dalam satu halaman.
Mata Uang
Boliviano
BOB
Cek Kurs
Periksa melalui aplikasi bank atau penerbit kartu sebelum berangkat
Kurs dan biaya riil berbeda-beda untuk setiap bank dan penerbit kartu.
Tips Pembayaran Saat Liburan
Selalu bayar dengan mata uang lokal
Jika mesin EDC menanyakan mata uang pembayaran, selalu pilih mata uang lokal untuk menghindari biaya konversi tersembunyi (DCC).
Siapkan kartu wisata sebelum berangkat
Kartu multi-mata uang prabayar memungkinkan Anda menukar uang di aplikasi dan berbelanja layaknya kartu debit di luar negeri. Hemat biaya daripada penukaran tunai dan dapat dibekukan seketika melalui aplikasi jika hilang.
Penukaran di bandara: Pilihan terakhir
Konter penukaran bandara praktis namun kursnya paling mahal. Tukar uang di aplikasi bank sebelum berangkat atau tarik tunai di ATM lokal.
Periksa biaya ATM di layar mesin
Mesin ATM lokal mungkin mengenakan biaya tambahan. Periksa biaya yang tertera di layar dan selalu pilih penarikan dalam mata uang lokal (hindari DCC).
Simpan Uang Tunai Kecil Terpisah
Di negara mana pun selalu ada tempat yang tidak menerima kartu (pasar, tip). Bawa sedikit uang tunai pecahan kecil.
Kartu untuk Luar Negeri
Pelajari kartu multi-mata uang Wise
Satu akun untuk lebih dari 40 mata uang, konversi dan pembayaran dengan kurs pasar riil. Sangat praktis untuk perjalanan lintas negara — tidak perlu menukar setiap mata uang secara terpisah.
Lihat Detail
Data Internet Lokal
Beli eSIM untuk Bolivia sebelum berangkat
Aktivasi data internet dengan kode QR tanpa perlu ganti kartu SIM. Beli sebelum berangkat dan aktifkan begitu Anda mendarat.
Silakan periksa harga dan ketersediaan di situs pemesanan.
Panduan Kota di Bolivia
La Paz
La Paz adalah ibu kota administratif Bolivia. Kota ini didirikan pada tahun 1548 oleh kapten asal Spanyol, Alonso de Mendoza. Terletak di dataran tinggi Altiplano dekat Danau Titicaca dengan ketinggian rata-rata 3.600 meter, La Paz merupakan ibu kota administratif tertinggi di dunia.
Sucre
Sucre adalah ibu kota yudisial resmi Bolivia dan ibu kota Departemen Chuquisaca, tempat beradanya Mahkamah Agung. Populasinya sekitar 250.000 jiwa. Pemerintahan eksekutif Bolivia dipindahkan ke La Paz pada tahun 1898. Pada tahun 1991, kota ini terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Hingga saat ini, kota ini masih mengemban fungsi-fungsi penting bagi Bolivia.
Santa Cruz de la Sierra
Santa Cruz de la Sierra, disingkat Santa Cruz, adalah kota di Departemen Santa Cruz, Bolivia bagian timur. Populasi: 1.528.683 (2006). Kota ini terletak di bagian tengah Bolivia pada ketinggian 400 mdpl, di tepi Sungai Piraí yang termasuk dalam sistem daerah aliran Sungai Amazon. Memiliki zona iklim tropis yang khas, musim panas di sana banyak hujan dan panas, sedangkan musim dingin (Juni–Agustus) suhunya sedikit turun, kering, dan nyaman.
Potosí
Potosí adalah ibu kota Departemen Potosí di Bolivia. Secara resmi, kota ini diklaim sebagai kota tertinggi di dunia dengan ketinggian mencapai 4.090 meter. Didirikan pada tahun 1545 setelah ditemukannya tambang perak, kota ini dibangun untuk menambang logam mulia tersebut. Pada suatu masa, jumlah perak yang dihasilkan di sini bahkan mencapai sekitar setengah dari total produksi perak dunia. Kota ini terletak di kaki Gunung Cerro de Potosí, gunung penting yang kerap dianggap masyarakat "terbuat" dari bijih perak. Gunung Cerro de Potosí mencapai ketinggian 4.824 meter di atas permukaan laut.
Cochabamba
Cochabamba adalah kota terbesar ketiga di Bolivia. Kota ini merupakan pusat administratif Departemen Cochabamba dan terletak di bagian barat departemen tersebut. Terletak di sebuah lembah cekungan yang membentang dari timur ke barat di dalam Pegunungan Andes, pada ketinggian sekitar 2.600 meter. Iklimnya relatif sejuk dan termasuk dalam kawasan lembah yang cocok untuk budidaya pohon buah-buahan. Dengan curah hujan tahunan sekitar 500 mm, daerah ini tergolong kering. Mei hingga September adalah musim kemarau, dengan curah hujan bulanan hanya mencapai beberapa milimeter.