World by City

Côte d’Ivoire Panduan Mata Uang Côte d’Ivoire

Mata uang dan panduan pembayaran di Côte d’Ivoire dalam satu halaman.

Mata Uang

Franc CFA Afrika Barat

XOF · F CFA

Cek Kurs

Periksa melalui aplikasi bank atau penerbit kartu sebelum berangkat

Kurs dan biaya riil berbeda-beda untuk setiap bank dan penerbit kartu.

Tips Pembayaran Saat Liburan

Selalu bayar dengan mata uang lokal

Jika mesin EDC menanyakan mata uang pembayaran, selalu pilih mata uang lokal untuk menghindari biaya konversi tersembunyi (DCC).

Siapkan kartu wisata sebelum berangkat

Kartu multi-mata uang prabayar memungkinkan Anda menukar uang di aplikasi dan berbelanja layaknya kartu debit di luar negeri. Hemat biaya daripada penukaran tunai dan dapat dibekukan seketika melalui aplikasi jika hilang.

Penukaran di bandara: Pilihan terakhir

Konter penukaran bandara praktis namun kursnya paling mahal. Tukar uang di aplikasi bank sebelum berangkat atau tarik tunai di ATM lokal.

Periksa biaya ATM di layar mesin

Mesin ATM lokal mungkin mengenakan biaya tambahan. Periksa biaya yang tertera di layar dan selalu pilih penarikan dalam mata uang lokal (hindari DCC).

Simpan Uang Tunai Kecil Terpisah

Di negara mana pun selalu ada tempat yang tidak menerima kartu (pasar, tip). Bawa sedikit uang tunai pecahan kecil.

Kartu untuk Luar Negeri

Pelajari kartu multi-mata uang Wise

Satu akun untuk lebih dari 40 mata uang, konversi dan pembayaran dengan kurs pasar riil. Sangat praktis untuk perjalanan lintas negara — tidak perlu menukar setiap mata uang secara terpisah.

Lihat Detail

Data Internet Lokal

Beli eSIM untuk Côte d’Ivoire sebelum berangkat

Aktivasi data internet dengan kode QR tanpa perlu ganti kartu SIM. Beli sebelum berangkat dan aktifkan begitu Anda mendarat.

Silakan periksa harga dan ketersediaan di situs pemesanan.

Panduan Kota di Côte d’Ivoire

Abidjan

Abidjan adalah kota terbesar sekaligus ibu kota ekonomi Pantai Gading. Berdasarkan sensus tahun 2021, populasi Abidjan mencapai 6,3 juta jiwa atau 21,5% dari total populasi, menjadikannya kota terpadat keenam di Afrika setelah Lagos, Kairo, Kinshasa, Dar es Salaam, dan Johannesburg. Sebagai persimpangan budaya di Afrika Barat, Abidjan memiliki tingkat industrialisasi dan urbanisasi yang tinggi. Kota ini juga merupakan salah satu kota berbahasa Prancis dengan jumlah penduduk terbanyak di Afrika.

Yamoussoukro

Yamoussoukro adalah ibu kota de jure dan distrik otonom di Pantai Gading. Menurut sensus tahun 2014, Yamoussoukro adalah kota terpadat kelima di Pantai Gading dengan jumlah penduduk 212.670 jiwa. Terletak 240 km (150 mil) di barat laut Abidjan, wilayah Yamoussoukro menempati area seluas 2.075 kilometer persegi di antara perbukitan bergelombang dan dataran.

Bouaké

Bouaké adalah kota yang terletak di bagian tengah Pantai Gading dan merupakan ibu kota Distrik Vallée du Bandama. Kota ini merupakan kota terpadat kedua di Pantai Gading setelah kota terbesar Abidjan, serta menjadi pusat transportasi penting yang terletak sekitar 100 km di sebelah timur laut ibu kota administratif Yamoussoukro.

Grand-Bassam

Grand-Bassam adalah sebuah kota di bagian selatan Pantai Gading. Terletak di sebelah timur bekas ibu kota Abidjan, kota ini berada di pesisir Teluk Guinea. Kota ini merupakan ibu kota Pantai Gading Prancis dari tahun 1893 hingga 1896, tetapi ibu kota dipindahkan ke Bingerville menyusul wabah demam kuning.

San-Pédro

San Pédro adalah sebuah kota yang terletak di barat daya Pantai Gading, merupakan ibu kota Wilayah Bas-Sassandra dan kota pelabuhan terbesar kedua di Pantai Gading. Populasinya berjumlah 131.800 jiwa (per tahun 1998), dan di sebelah barat laut kota terdapat Taman Nasional Taï yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Kota ini berkembang pesat sejak tahun 1960-an dan industri utamanya adalah perikanan.