World by City

Selandia Baru Panduan Mata Uang Selandia Baru

Mata uang dan panduan pembayaran di Selandia Baru dalam satu halaman.

Mata Uang

Dolar Selandia Baru

NZD · NZ$

Cek Kurs

Periksa melalui aplikasi bank atau penerbit kartu sebelum berangkat

Kurs dan biaya riil berbeda-beda untuk setiap bank dan penerbit kartu.

Tips Pembayaran Saat Liburan

Selalu bayar dengan mata uang lokal

Jika mesin EDC menanyakan mata uang pembayaran, selalu pilih mata uang lokal untuk menghindari biaya konversi tersembunyi (DCC).

Siapkan kartu wisata sebelum berangkat

Kartu multi-mata uang prabayar memungkinkan Anda menukar uang di aplikasi dan berbelanja layaknya kartu debit di luar negeri. Hemat biaya daripada penukaran tunai dan dapat dibekukan seketika melalui aplikasi jika hilang.

Penukaran di bandara: Pilihan terakhir

Konter penukaran bandara praktis namun kursnya paling mahal. Tukar uang di aplikasi bank sebelum berangkat atau tarik tunai di ATM lokal.

Periksa biaya ATM di layar mesin

Mesin ATM lokal mungkin mengenakan biaya tambahan. Periksa biaya yang tertera di layar dan selalu pilih penarikan dalam mata uang lokal (hindari DCC).

Simpan Uang Tunai Kecil Terpisah

Di negara mana pun selalu ada tempat yang tidak menerima kartu (pasar, tip). Bawa sedikit uang tunai pecahan kecil.

Kartu untuk Luar Negeri

Pelajari kartu multi-mata uang Wise

Satu akun untuk lebih dari 40 mata uang, konversi dan pembayaran dengan kurs pasar riil. Sangat praktis untuk perjalanan lintas negara — tidak perlu menukar setiap mata uang secara terpisah.

Lihat Detail

Data Internet Lokal

Beli eSIM untuk Selandia Baru sebelum berangkat

Aktivasi data internet dengan kode QR tanpa perlu ganti kartu SIM. Beli sebelum berangkat dan aktifkan begitu Anda mendarat.

Silakan periksa harga dan ketersediaan di situs pemesanan.

Panduan Kota di Selandia Baru

Wellington

Wellington adalah ibu kota Selandia Baru. Pada tahun 1865, ibu kota dipindahkan ke sini dari Auckland, dan menjadikannya kota terbesar kedua di Selandia Baru setelah Auckland. Kota ini merupakan pusat politik dan budaya negara. Populasinya berjumlah 367.000 jiwa.

Auckland

Auckland adalah kota terbesar di Selandia Baru dengan populasi 1.223.200 jiwa, terletak di bagian utara Pulau Utara. Kota ini berada di sebuah tanah genting di pangkal Semenanjung Auckland. Nama Māori untuk Auckland adalah Tāmaki-makau-rau, yang berarti "dicintai oleh banyak orang". Konon kota ini dinamai demikian karena sejak zaman dahulu merupakan wilayah yang didambakan dan diperebutkan oleh banyak suku.

Christchurch

Christchurch adalah kota utama di wilayah Canterbury yang terletak di sebelah timur Pulau Selatan Selandia Baru, dan merupakan kota terpadat di Pulau Selatan serta kota terbesar ketiga di Selandia Baru. Dengan populasi 392.100 jiwa pada tahun 2021, kawasan ini juga merupakan wilayah metropolitan terbesar kedua di Selandia Baru. Kota ini dijuluki "Garden City" (Kota Taman) karena memiliki banyak taman yang luas dan indah, seperti Kebun Raya Christchurch dan Hagley Park. Kota ini terletak di pertemuan Sungai Avon dan Sungai Heathcote. Tempat ini merupakan pusat peternakan, gandum, dan lahan pertanian. Karena Canterbury merupakan wilayah penghasil tanaman pangan yang melimpah, perekonomiannya bertumpu pada pertanian dan juga sangat berfokus pada industri pariwisata. Kota ini didirikan pada tahun 1840 oleh para jemaat Gereja Inggris (Anglikan).

Dunedin

Dunedin adalah sebuah kota di wilayah Otago di Pulau Selatan Selandia Baru. Dengan warisan budaya Skotlandia yang kental, kota ini dikenal sebagai "Edinburgh dari Selatan". Dunedin merupakan kota terbesar kedua di Pulau Selatan dan terbesar keenam di Selandia Baru. Dari pertengahan abad ke-19 hingga awal abad ke-20, Dunedin adalah kota terkaya, paling berpengaruh, dan paling maju di Selandia Baru, serta menghasilkan banyak sekali pemimpin terkemuka di bidang akademis, komersial, dan politik. Kota ini menjadi lokasi Universitas Otago (didirikan pada tahun 1869), universitas tertua di Selandia Baru.

Hamilton

Hamilton adalah kota pusat di wilayah Waikato yang terletak di Pulau Utara Selandia Baru, sekaligus kota terbesar keempat di Selandia Baru. Pada tahun 2005, jumlah penduduknya adalah 187.960 jiwa (129.249 jiwa di kawasan perkotaan). Kota ini juga merupakan tempat kelahiran Perdana Menteri ke-37 Selandia Baru, Helen Clark.